menulis seperti kata muhammad zacky
03 December 2012
Beberapa hari ini aku terlalu sibuk dalam pekerjaanku, Janji mau menulis dulu sebelum melakukan hal lain-lain belum terlaksanakan juga. Belum usang nasihat ingin jadi penulis, ya harus menulis setiap hari. Menulis tentang syair, puisi, sajak, atau catatan harian, asalkan menulis bukan sebagai profesi. Menulis hanya untuk komunikasi sosial, kata Cak Nun dan sebagai terapi jiwa. Menulis di web pribadi dan terbit setiap hari seperti kata muhammad zacky belum mampu aku lakukan.. payah
Aku tak sempat menulis karena waktuku terhabiskan oleh pekerjaan dengan segala hiruk-pikuk dan pikirannya. Mempersembahkan diri yang terbaik dalam melakoni pekerjaan yang meskipun dari gaji, alhamdulillah digaji standar maklum sebagai orang kalah dalam status sosial. Meskipun begitu bekerja janganlah setengah hati. Ini sebagai pembelajaran hidup, menampilkan yang terbaik di titik saat ini kau berada. Bila dibayar tidak sepadan itu urusan lain.
Malam ini, aku sempatkan sedikit menulis, menyapa beberapa pembaca blogku yg mulai berdebu ini, yaaa,,, bukan aku malas untuk menulis, tapi waktu saja yg kini tidak memungkinkan, andai saja aku lebih banyak waktu di depan komputerku, aku pasti akan menulis dan menulis lagi..
Aku tak sempat menulis karena waktuku terhabiskan oleh pekerjaan dengan segala hiruk-pikuk dan pikirannya. Mempersembahkan diri yang terbaik dalam melakoni pekerjaan yang meskipun dari gaji, alhamdulillah digaji standar maklum sebagai orang kalah dalam status sosial. Meskipun begitu bekerja janganlah setengah hati. Ini sebagai pembelajaran hidup, menampilkan yang terbaik di titik saat ini kau berada. Bila dibayar tidak sepadan itu urusan lain.
Malam ini, aku sempatkan sedikit menulis, menyapa beberapa pembaca blogku yg mulai berdebu ini, yaaa,,, bukan aku malas untuk menulis, tapi waktu saja yg kini tidak memungkinkan, andai saja aku lebih banyak waktu di depan komputerku, aku pasti akan menulis dan menulis lagi..