Sajak-sajak Cinta Status Facebook

Maaf aku tak pandai untuk menghianatimu, karena kepandaian ku adalah menyayangimu dan mencintaimu.
Aku ingin menyanjungmu lewat sajak-sajak manis, meski tangismu menggerimis. Sudah, datanglah padaku, lupakan dia yang sadis
Berharap dan tak pernah berhenti. Setidaknya, masih ada kesempatan untuk mendapatkan cintamu lagi, suatu hari nanti.
Aku selalu menghargai pertemuan dengan pelukan dan ciuman. Semoga tidak berakhir menjadi kenangan, karna aku belum siap untuk melupakan.
Injinkan aku memelukmu. Agar aku bisa merasakan perjuanganmu, yang sampai saat ini, mempertahankan cintaku.
Jika kamu tak sanggup membuatku bahagia dan hanya mampu membuatku terluka, maaf, aku tidak akan pernah jatuh cinta untuk yang kedua kalinya.
Setiap hembusan nafasmu adalah hal tertinggal yang akan selalu ku ingat, untuk mengenang kisah kita
Malam itu kita berciuman, agar saling memahami. Lalu fajar tiba dan kita menjelma jadi orang asing dengan hidup masing-masing.
Kau boleh saja menipuku dengan kata-katamu, tapi tidak dengan tatapan kedua matamu. Bahwa ada cinta, di hatimu.
Pada akhirnya, cinta hanyalah sepasang doa yang saling menguatkan; saat kau tiba, saat kau tiada.
Tags:

Related Posts

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar