Showing posts with label puisi kelam. Show all posts
Showing posts with label puisi kelam. Show all posts

Puisi Kelam - Kalbuku

Terbesit kekhawatiran dalam kalbu Tatkala mata tak lagi terjaga Tatkala lisan tak lagi terlatih berucap syukur Tatkala telinga mendengar...

Syair Kelam Sang Hitam

Tetes embun hati Ditiap-tiap jiwa yg terlunta Yang memeluk bata semerah darah Berkilau getir memantulkan semburat bayang Kala sang hitam men...

Kuharap Aku Mati

Aku dapat melihat dengan jelas.. Apa yg tersembunyi masih terlihat.. Ingin sekali aku menghentikan detak jantung ini.. Tetapi hati ini...

Roh Sesat Dalam Diriku

aku berjalan di antara samar sinar meniti malam yg mencekam mengikuti sisi bulan yg memudar di bimbing malaikat hitam di terangi sedih par...

Kami Adalah Yang Terlaknat

Pemakaman, Kegelapan, Ketika purnama tiba, jiwa hitam yang terkutuk terbangun Lolongan serigala malam terdengar mengerikan diantara senja ...

Puisi Kelam - Akhir Kelam

Kenistaan sanubari Mengikis direlung duka nan abadi.. Terbalut nuansa keimanan Terbodohi akan dusta dunia.. Mengingkari yang hitam kelam Men...

Kabut Kelam

Kabut itu terlihat gelap olehku Tampak tebal dan kelam Suara tetesan embun menyayat naluriku Lumpuhkan aku Ingin teriak tapi tak berdaya ...